Kamis, 28 Juli 2016

Semangat Muda Desa Ko'ol



Desa Ko’ol merupakan desa yang dapat melestarikan budaya sosial dalam  kegiatan Gotong Royong untuk kebersihan desa, Budaya melek’an. Hal ini dapat dibuktikan dengan semangat warga lain ikut membantu menyukseskan kegiatan tersebut.
Masyarakat Ko’ol termasuk orang yang menghormati antar sesama , serta rasa solidaritas yang tinggi. Kegiatan rutinitas pengajian atau yasinan bagi iu-ibu setiap hari malam selasa dan bapak-bapak yang dilaksanakan setiap malam kamis.kegiatan ini dijadikan budaya demi menjalin silaturohmi antar warga. Selain hajatan/selametan orang meninggal, yasinan diakukan dengan kompak dan saling ramah tamah antar warganya.
Masyarakat desa termasuk masyarakat yag sangat kental dengan sosial budaya, hal ini dapat ditunjukan dengan setiap malam para warga khususnya pemuda berkumpul di pos gardu sampai larut malam. alasannya untuk saling menjaga keakraban dan saling kompak.

5 komentar:

  1. Terkait sosial di desa Ko'ol lumayan komplit, ada banyak kerekatan dan juga ada banyak kesenjangan, baik terkait dgn perbedaan status atau kelas ekonomi yg mencolok.. sehingga terkadang muncul kecemburuan yg tak beralasan.. dan terjadilah beberapa rekayasa yg dlm tanda kutip "rekayasa positiv juga rekayasa negativ" yg bisa di klasifikasikan menjadi 3 bagian :
    1. Rekayasa sosial
    2. Rekayasa konflik
    3. Rekayasa bahasa
    Untuk penjelasan detailnya sangat panjang dan tak cukup waktu untuk di paparkan di media ini, tapi nilai positifnya antara lain adalah :
    1. Lebih cerdas berfikir
    2. Lebih hati-hati dlm bersikap walau agak sedikit arogan dalam berucap
    3. Lebih perhatian terhadap orang-orang sekitar walau sebagian masih ada yg cuwek dgn keadaan.
    Begitulah sekelumit sikondom (situasi, kondisi, domisili) dan peta sosial masyarakat desa ko'ol.

    BalasHapus
    Balasan
    1. By.Pemerhati Sosial,
      Sang Petualang.

      Hapus
  2. Anak muda sekarang kurang teguh pendirian sehingga mudah terpengaruh dengan budaya rantauan dan kebiasaan buruk yg di bawa ke kampung halaman, semoga dengan adanya kkn unijoyo 2016 ini bisa menjadikan generasi Ko'ol lebih kuat dan lebih berkualitas terutama dalam bidang kehidupan berbudaya dan berakhlaq.

    By.Kades Ko'ol
    Bpk.M.Rofik

    BalasHapus
  3. Memang pengaruh globalisasi ataupun terpaan media sangat cepat merasuk kedalam pola fikir dan mental anak muda sekarang. yang terpenting adalah bagaimana karakter pengerak pemuda tersebut untuk selalu mengontrol bawahanya. sulit memang namun kalo tidak berusaha bagaimana nantinya. itulah yang menjadi titik tekan pemimpiin diera modernisasi yang semuanya serba instan yang memaksa masyarakatnya secara pelan untuk bertingkah idealis dan apatis.

    BalasHapus
  4. begitu sekiranya pendapat saya bapak

    BalasHapus