Minggu, 24 Juli 2016


 DESA KO'OL DAN TRADISI MELE'AN
Desa Ko’ol adalah desa yang masih asri dan kental dengan adat istiadat.Di buktikan dengan rumah adat yang dibangun didesa ini kebanyakan satu keluarga berdampingan dan setiap satu keluarga memilik komplek sendiri.Dapat diartikan setiap rumah tidak berpencar, melainkan mendesain rumah menjadi satu kelompok keluarga besar. Setiap kelompok  keluargatersebut pasti ada langgar atau mushola yang biasanya juga dibuat tempat tamu.
Di desa Ko’ol juga terdapat adat yang sangat mendarah daging, yaitu Tradisi melek’an.Tradisi ini dilaksanakan pada malam sebelum resepsi pernikahan.Acara ini dihadiri oleh seluruh pemuda desa dan desa sekitar.Hal ini dapat memberikan pengaruh sosial yang melekat pada sikap pemuda.Para pemuda dapat Saling   mengetahui masyarakat desa tetangga. Berbeda pada daerah kota yang biasanya tidak mengetahui nama tetanggaya.
Acara ini mempunyai deretan yaitu tamu adalah dikalangan anak-anak muda yang diundang untuk datang dalam sebuah pernikahan kemudian mereka diberi suguhan makanan dan minuman. acara ini menurut para warga adalah salah satu bentuk syukuran ketika mempunyai hajatan.

2 komentar:

  1. Acara melek'an ini sangat positif dalam hal menyambung tali persaudaraan dan solideritas antar sesama khususnya kaula muda, dan acara melek'an ini biasanya di koordinir oleh salah seorang yg sudah biasa di percaya oleh pemuda sekitar, namun bukan berarti kegiatan ini terjamin aman dari hal-hal negatif, sehingga untuk mengantisipasi hal-hal yg kurang baik terjadi, kami sangat berharap kepada KKN'78 setelah ikut menghadiri acara melek'an tersebut untuk menganalisa dan memberikan saran dan pendapatnya untuk bisa mengkemas acara tersebut dengan lebih baik lagi.
    mohon maaf dan terimakasih sebelumnya..

    Oleh.BPD.Ko'ol
    Bpk.Slaman

    BalasHapus
  2. Oleh karena koordinator yang melalui kebiasaan dan keparcayaan bukan melalui pemilihan ketua dan struktur itulah acara melek'an juga rawan dengan kecemburuan sosial, tapi mau menyusun struktur dan koordinator bagaimana wong acaranya hanya sekedar melek'an, mungkin hanya acaranya saja yg bisa di kemas dengan lebih baik.. Wallohu A'lam.

    By.Petualang

    BalasHapus